Penulis Afrika yang Satu Ini Rangkul Self Publishing

Tuesday, October 14, 2014

Hebat! Seorang penulis dari benua Afrika mulai menyentuh promosi dan self publishing setelah menerbitkan buku terbarunya, Longhorn. Upaya dari penulis bernama, Kinyanjui Kombani ini menjadi babak baru perkembangan self publishing di negara tersebut.

Aleya Kassam dalam tulisannya bertajuk ‘East African Writers Embrace Self-publishing and Promotion’ dalam laman publishingperspectives.com (8/9) menjelaskan, apa yang dilakukan oleh Kinyanjui Kombani tersebut merupakan bentuk merangkul ide branding dan mengambil kendali karir mereka.

Menurut Aleya, yang juga Managing Director IPR License, Kinyanjui Kombani, memulai pada kampanye sendiri yang agresif dengan pemasaran melalui media sosial, mengatur pembacaan buku sebelum melakukan penjualan di toko buku. Kombani memberikan buku-buku tersebut, kepada pembaca di Nairobi. Pendekatan pro aktif dan agresif,  berdampak terhadap penjualan buku.

Self publishing adalah mengumpulkan momentum. Semakin banyak orang yang melakukan self publishing, khususnya di genre puisi dan fiksi pendek, maka kesempatan tersebut akan memberikan keuntungan dari jaringan mereka sendiri, disamping kekuatan promosi di media sosial.

Dengan self publishing, penulis juga bisa memanfaatkan ruang online. Dulu, satu-satunya cara bisa membaca buku ketika buku sudah diterbitkan. Kini, dengan banyaknya penulis yang memiliki blog atau majalah secara online, mereka memiliki hubungan dengan pembaca dari seluruh dunia.

kinyanjui kombaniSementara itu, dikutip dari websitenya www.kinyanjuikombani.com, Kinyanjui Kombani adalah seorang penulis kreatif, bankir, fasilitator, dan pengusaha yang memenangkan penghargaan dan bisnis mentor yang berbasis di Nairobi, Kenya.

Novelnya 'The Villains terakhir dari Molo', berlatar cerita bentrokan menghasut etnis di Molo, Kenya, adalah teks studi di tingkat sarjana di universitas-universitas di Kenya & Jerman.

Kinyanjui adalah lulusan dari Universitas Kenyatta, Kenya. Ia mengasah keahliannya dalam teater dan menulis kreatif.   Ia juga, adalah anggota dewan dari Mentor Bisnis Asosiasi Profesional Kenya dan merupakan perwakilan Kenya di Altrusa International, sebuah organisasi layanan internasional yang mengkhususkan diri dalam kebutuhan masyarakat melek huruf, lingkungan dan AIDS / HIV.

Selama 6 tahun terakhir, Kinyanjui telah terlibat dalam sebuah proyek untuk meningkatkan standar pendidikan Molo Academy. Setiap tahun, di bawah 'Friends of Molo Academy'  ia mengatur Top Performers Luncheon di sebuah hotel bintang 5.

Apa yang dilakukan oleh Kinyanjui Kombani bisa menjadi pelajaran berharga bagi penulis dan self publishing Indonesia. Kuncinya,  hanya keberanian untuk memulai melakukan hal baru yang mungkin melelahkan. Dengan banyaknya media promosi seperti facebook, twitter, google plus dan jejaring sosial lainnya, maka seorang penulis dewasa ini tidak akan kesulitan untuk menerbitkan buku.


No comments:

Post a Comment

 

Author