Samsung tengah menikmati posisi nomor satu sebagai pembuat perangkat smartphone
Android dan tablet. Mereka menguasai pangsa pasar sebanyak 65% untuk semua perangkat Android di seluruh
dunia. Wajar, jika Samsung pun merambah penerbitan
digital, untuk membawa e-reading kepada para pengguna.
Sebagai buktinya, Samsung untuk pertama kalinya menjadi mitra di Frankfurt Book Fair yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 12 Oktober 2014. Mereka menampilkan perangkat mobile dengan kemampuan membaca digital di dunia perdagangan terbesar untuk industri penerbitan internasional tersebut.
Sebagai buktinya, Samsung untuk pertama kalinya menjadi mitra di Frankfurt Book Fair yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 12 Oktober 2014. Mereka menampilkan perangkat mobile dengan kemampuan membaca digital di dunia perdagangan terbesar untuk industri penerbitan internasional tersebut.
Di
Frankfurt Book Fair, Samsung bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk
terlibat dan mendukung penerbit dan konsumen melalui serangkaian acara. Ini termasuk Samsung Galaxy Studio, dimana peserta dapat menikmati
perangkat mobile terbaru Samsung yang merupakan generasi berikutnya dalam gaya
hidup mobile seperti Galaxy Tab S, Galaxy Note 4, Gear VR, Gear
Circle dan seri Tingkat produk audio premium.
"Buku
terus menjangkau konsumen dalam berbagai bentuk elektronik. Kami berusaha untuk
memberikan pilihan perangkat yang paling canggih dan inovatif yang merangkul
bentuk-bentuk cerita kreatid dan konten yang baru," kata Younghee Lee,
Executive Vice President Global Marketing, IT & Mobile Divisi Samsung
Electronics seperti dikutip dari goodereader.com (8/10).
Menurut Lee, pihaknya bermitra dengan Frankfurt Book Fair sebagai bentuk komitmen untuk industri penerbitan global dan pengabdian
untuk mengatasi pengalaman diversifikasi membaca sebagaimana dibuktikan dalam industri
terkemuka produk mobile, Galaxy Note terbaru 4 dan Tab S.
Sementara
itu, Juergen Boos, Direktur Frankfurt Book Fair mengatakan, industri penerbitan
cepat maju sebagai konsumen bergerak dari pengalaman membaca analog ke digital.
Pihaknya merasa bangga, memiliki Samsung
mitra untuk menampilkan cara teknologi yang mengubah kehidupan masyarakat dan
cara mereka mengonsumsi konten.
Samsung
mulai fokus pada bacaan digital pada tahun 2010 ketika mengembangkan Readers
Hub. Ini adalah tempat khusus yang disediakan eBook dari Kobo, Koran dari PressReader
dan majalah dari Zinio. Pada 2013, mereka mengembangkan fitur keren disebut
Reading Mode, yang menyesuaikan warna latar belakang tablet untuk membaca lebih
mudah.
Salah
satu kemitraan e-reading yang pernah ada adalah kesepakatan Sasmung dengan
Barnes dan Noble. Pada akhir 2014, kedua belah pihak secara resmi meluncurkan
Sasmung Galaxy Tab 4 NOOK di Amerika Serikat, yang fiturnta lebih lengkap untuk
mengoptimalkan membaca.
"Samsung
memahami pentingnya membaca digital serta tantangan yang dihadapi pasar, baik
dari perangkat dan perspektif konten," kata Michael P. Huseby, Chief
Executive Office of Barnes & Noble, Inc.
Pada
bulan Juni 2014, Samsung bermitra dengan Marvel untuk membawa perpustakaan yang
luar biasa dari 15.000 komik digital bagi pemilik Galaxy Tab S melalui aplikasi
terbatas Marvel. Kedua perusahaan juga bekerja sama untuk memperpanjang konten Marvel
ke media baru dengan konten premium pada kedua Galaxy Tab S dan Aksesoris VR.
Chief
Creative Officer Marvel Entertainment, Joe
Quesada, mengatakan, pihaknya memiliki
tujuan untuk menciptakan pengalaman
hiburan digital yang luar biasa sehingga pengguna merasakan hubungan emosional ketika
membaca konten cetak tradisional.
"Kerjasama
kami dengan Samsung telah membantu kami mempertahankan tingkat kualitas dengan
kemampuan untuk memberikan komik digital pada perangkat inovatif yang tidak
hanya menciptakan, tetapi melampaui warna dan kualitas cetak. Kami juga bekerja
sama dengan Samsung untuk mengambil cerita kreatif dari halaman dengan film
eksklusif dan konten virtual reality yang dapat diakses pada produk mobile yang
luar biasa mobile, " katanya.
No comments:
Post a Comment