Pesan dari Frankfurt Book Fair, Saatnya Industri Penerbitan Berubah

Thursday, October 16, 2014

Salah satu pesan penting dari arena Frankfurt Book Fair yang digelar pada 8-12 Oktober 2014 lalu adalah, munculnya optimisme bagi penulis buku, para penerbit, dan penerbitan digital untuk bisa lebih maju dimasa yang akan datang.

Dalam laporan Rachel Deahl dari arena Frankfurt Book Fair seperti dikutip dari publishersweekly.com, (10/10), kehadiran profesional sudah memancing antusiasme peserta. Para profesional memroyeksikan, bahwa industri penerbitan dimasa mendatang memberikan optimisme.

CEO HarperCollins Brian Murray misalkan, membahas era baru eksperimentasi yang telah memberikan hasil positif bagi publisher. "Apa yang kita lihat dalam dunia digital adalah, setiap kali Anda memiliki rekan-rekan digital yang baru, selalu menciptakan peluang merchandise baru," katanya.

"Ketika Anda memperkenalkan merek baru, atau distribusi mitra yang berbeda, Anda harus mengambil cara-cara baru untuk memasarkan buku. Hari ini perusahaan datang dengan nilai miliaran dolar, dan hal berikutnya yang Anda tahu mereka mencoba masuk ke bisnis penerbitan. Jadi, Anda harus berada di garis depan. Anda harus mencoba hal-hal," katanya.

Ada beberapa catatan, jumlah agen yang terdaftar mengalami pertumbuhan bisnis sangat cepat sampai tujuh digit. Kate Kate Medina darmi Random House misalkan, mengakuisisi ‘The Girls’, karya penulis usia 25 tahun, Emma Cline, dari agen Bill Clegg. Novel ‘The Girls’ terinspirasi oleh kultus Manson pada 1960-an.

Acara tahun ini menandai akhir dari sebuah era untuk Frankfurt Book Fair, yang akan menjalani perbaikan besar-besaran pada tahun 2015.  "Ini cukup langkah besar bagi kami," kata Juergen Boos, direktur Frankfurt Book Fair.

Menurut Boos, saat ini mencerminkan fakta bahwa bisnis penerbitan semakin internasional, untuk memastikan bahwa tidak ada pengunjung harus berjalan selama lebih dari lima menit untuk sampai ke pertemuan, baik dengan Amerika atau Inggris penerbit, Asia, Amerika Latin, atau Eropa.

Boos mengatakan, ia tidak khawatir tentang pergeseran penerbitan digital, tapi satu penyesalan: "Saya berharap kami telah melakukannya lebih cepat." Dia mencatat bahwa reaksi untuk memindahkan telah sangat positif. "Jika kita tidak terlalu takut untuk berubah, kita akan melakukan ini dua tahun yang lalu dan itu akan menjadi sempurna. Sekarang kita harus mempercepat sedikit.”

Mungkin tren terbesar di Frankfurt tahun ini, adalah bahwa lebih banyak penerbit yang tidak mengalami ketakutan. "Kita tahu bahwa digital akan tinggal, cetak akan tinggal, Amazon akan tinggal. Tapi itu bukan akhir dari dunia. Saya tidak takut untuk berubah," katanya.

No comments:

Post a Comment

 

Author